:: dengan memahami sejarah kita dapat bertindak lebih bijak :: :: AJINING DIRI ANA ING KEDALING LATHI, AJINING RAGA ANA ING TATA BUSANA ::

Selasa, 15 November 2011

Tema, Kerangka Karangan, dan Paragraf


Tema atau topik adalah amanat utama yang akan disampaikan penulis melalui karangannya (Gorys Keraf). Pusat dari segala permasalahan yang akan diceritakan bermuara pada tema.
Kerangka Karangan adalah sebuah bagan atau kerangka yang memuat rencana karangan yang berisi pokok-pokok pembicaraan yang tersusun secara sistematis dan dapat dikembangkan menuju kepada bentuk yang lebih sempurna.
Manfaat Kerangka Karangan yaitu menyusun kerangka karangan secara tertib dan teratur,menentukan ruang lingkup pembicaraan,memilih dan memasuki materi karangan.
Paragraf (alinea) adalah suatu kesatuan pikiran yang lebih tinggi atau lebih luas dari kalimat dan merupakan himpunan dari kalimat bertalian dalam suatu rangkaian membentuk sebuah gagasan ,menjadi jelas oleh uraian-uraian tambahan untuk menampilkan pokok pikiran tadi secara jelas. (Gorys Keraf : 1980 : 62). Pada setiap paragraf terdapat kalimat utama/pokok dan kalimat penjelas. Kalimat utama atau kalimat pokok adalah sarana dari gagasan yang dikembangkan dari paragraf itu. (Goys Keraf :1980 :70). Kalimat Penjelas adalah kalimat yang digunakan untuk memperjelas mengenai topik yang menjadi tumpuan pada paragraf itu.
Menurut Gorys Keraf, paragraf yang efektif harus memenuhi tiga syarat yaitu :
  1. Kesatuan (membentuk suatu tema)
  2. Koherensi (kekompakan kalimat yang satu dengan yang lain)
  3. Perkembangan alinea (penyusunan dari gagasan yang membina alinea)
Jenis paragraf menurut sifat dan tujuannya dibedakan menjadi 3, yaitu :
  1. Paragraf pembuka yaitu paragraf yang berada pada awal tulisan sebuah jarangan untuk menghantarkan pokok pikiran dalam karangan itu.memiliki sifat untuk menarik perhatian pembaca.
  2. Paragraf penghubung yaitu paragraf yang terdapat antara paragraf pembuka dan penutup.untuk menguraikan inti persoalan yang menjadi topik karangan. Oleh karena itu paragraf ini harus disusun secara logis dan teratur.
  3. Paragraf penutup yaitu paragraf yang disusun pengarang untuk mengakhiri sebuah karangan. Disusun untuk memberi gambaran pada pembaca bahwa pengungkapan dari gagasan itu telah selesai. Pengarang berusaha mengakhiri tulisannya dengan mengungkapkan kesimpulan dari apa yang telah dibahasnya pada paragraf penghubung.
Jenis paragraf menurut letak kalimat utamanya.
  1. Paragraf deduktif yaitu paragrae yang kalimat utamanya diawal paragraf,bisa pada kalimat pertama, kedua atau ketiga.
  2. Paragraf induktif yaitu paragraf yang kalimat utamanya pada akhir paragraf.
  3. Paragraf deduktif induktif yaitu paragraf campuran yang gagasan utamanya di awal dan di akhir paragraf.

Artikel yang kemungkinan terkait:

0 komentar:

Posting Komentar